Official Website - MNC Finance
  • (021) 29701100

  • Jam Operasional :  08.30 - 17.30

Mengatur Cashflow Pasca Lebaran

07 Juni 2019

Karena ketidaksadaran sifat konsumtif itu, kita lupa akan kondisi keuangan kita. Tak terasa utang menumpuk, THR tak tersisa, bahkan tabungan kita terkuras habis. Sementara itu, kebutuhan sehari-hari mana bisa berhenti, kita mesti terus memenuhi kebutuhan pokok kita. Berikut kami paparkan beberapa cara untuk memulihkan kembali cash flow kita pasca-lebaran.


1.      Menggunakan dana darurat

Jika kita melakukan manajemen keuangan dengan baik, kita akan mengalokasikan sejumlah uang untuk dana darurat. Dana darurat ialah dana yang dipersiapkan jika ada kebutuhan yang di luar dugaan, mulai dari kecelakaan, kebangkrutan, hingga perpindahan bidang pekerjaan yang berpengaruh pada penghasilan.

Ketika kita sadar lebaran telah menghabiskan dana kita, bahkan hingga menyisakan utang, tak ada salahnya kita mengambil dana darurat. Catatannya, kita harus cermat mengalokasikan dana darurat tersebut. Pastikan untuk melunasi utang terlebih dahulu, kemudian memenuhi kebutuhan dasar.

2.      Melunasi utang dengan pinjaman aman

Pilihan ini sebaiknya dilakukan saat dana darurat pun ikut terkuras, artinya dilakukan dalam kondisi yang sangat darurat. Taktiknya, utang yang berceceran seperti dari keuangan pribadi teman atau dari banyak tempat pinjaman lainnya, ditutupi dengan pinjaman yang aman, misalkan dengan gadai BPKB mobil cepat di mncfinance. Jadi, Anda perlu mengingat dan membuat daftar utang yang memang riskan jika tidak dibayarkan segera. Jangan cemas, masalah keuangan yang di luar prediksi memang kadan menimpa kita, tetapi taktik untuk menyikapinya menjadi kunci untuk penyelesaian.

3.      Memastikan kebutuhan pokok bulanan terpenuhi

Setelah utang terlunasi, atau tidak ada utang lagi, pastikan Anda pengeluaran untuk kebutuhan pokok Anda aman. Jika selama bulan puasa banyak pengeluaran untuk berbagai keperluan, cobalah redam untuk kemudian memenuhi kebutuhan pokok. Hindari lagi untuk mengutang.  Caranya tentu sederhana, itung uang yang ada di kantong Anda, kemudian dibagi dengan jumlah hari yang tersisa hingga Anda menerima gaji satu bulan pasca-lebaran.

4.      Evaluasi perencanaan untuk tahun depan

Terakhir, ketika Anda pernah mengalami krisis keuangan, pastikan hal itu tidak terjadi lagi di masa mendatang.  Bulan ramadan dan lebaran tahun depan, perlu dipersiapkan sematang mungkin, jika perlu masuk dalam perhitungan pengeluaran tahunan. Dengan cara seperti itu, Anda tidak akan terjebak dengan utang, atau bisa meningkatkan target pendapatan untuk memenuhi kebutuhan ramadan dan Idul Fitri.