Official Website - MNC Finance
  • (021) 29701100

 

Tips Memaksimalkan E-Commerce untuk Usaha Kecil

19 Juli 2019

Cara paling sederhana untuk memasuki pangsa pasar elektronik adalah dengan menggunakan platform yang telah tersedia di toko-toko online. Berikut tips yang dapat kamu lakukan saat mengelola tokomu di e-commerce.

1. Buka Toko di Tiga Besar E-commerce yang Sesuai

E-commerce sendiri merupakan bisnis baru dan menjanjikan. Karenanya, akan banyak pengembang dan pemodal yang membuat berbagai platform e-commerce baru. Kamu dapat memilih tiga sampai lima besar e-commerce yang paling banyak digunakan di negaramu, bahkan mancanegara. Tergantung target pasar yang telah diriset dan ditetapkan. Selain dihitung dari jumlah kunjungan e-commerce, besar transaksi, kamu juga dapat melihat dari spesifikasi e-commerce. Misalkan e-commerce yang fokus dalam bidang fashion, kerajinan tangan, atau elektronik.

2. Foto Produk yang Ciamik

Foto produk yang baik akan meningkatkan perhatian calon pembeli kamu, lho. Apalagi saat ini generasi milenial sangat menikmati visual untuk referensi pembelian. Mengabaikan foto yang ciamik artinya menghilangkan potensi besar dalam bisnis kamu. Kunci untuk mendapatkan foto terbaik adalah dengan menyiapkan sesi foto khusus, apalagi jika mampu melibatkan fotografer brand yang baik. Dia akan mampu menyampaikan keunggulan produkmu secara visual. Selain itu, foto yang baik akan membuat calon pembeli percaya.

3. Manfaatkan Promosi di Platform

Ada berbagai promosi yang dapat kamu lakukan di platform yang kamu gunakan. Investasikanlah sedikit uang untuk mempromosikan toko dan produkmu. Hal itu misalkan dapat dilakukan agar toko kamu muncul dalam pop up, muncul pertama saat pencarian, atau dengan melakukan promosi gratis ongkos kirim, gratis kaos, bundling produk, atau lainnya. Kreatif dan inovatif dan beranilah mengeluarkan uang untuk promosi. Jika membutuhkan modal investasi dan promo, kamu bisa lho mengajukan kredit modal usaha lewat MNC Finance.

4. Respon yang Cepat 

Melalui e-commerce, pembeli ingin mendapatkan keyakinan terhadap minat produknya. Mulai dari segi kualitas, hingga harga. Respon yang lamban akan membuat mereka merasa tidak pasti, dan tentu akan segera beralih kepada toko sebelah. Jadi, siapkanlah sistem respon yang baik, kalau perlu, rekrutlah pegawai khusus untuk mengelola respon ini.

5. Komunikasi yang Ramah

Selain cepat, pembeli akan benci jika mendapatkan balasan yang tidak ramah. Seperti menggunakan kata panggilan yang salah, membalas singkat, dan lainnya. Kuncinya, kamu harus membuat komunikasi yang akrab, sehingga pelanggan tidak merasa canggung. Kamu juga bisa menggunakan template baku untuk balasan pertama kalinya.

6. Integrasikan dengan Media Sosial

Meski kamu melakukan promosi melalui media sosial, pastikan mereka melakukan transaksi pembelian dan mengecek kesediaan produk melalui toko online kamu di e-commerce. Hal ini pun akan mempermudah manajerial penjualan. Cara yang paling sederhana adalah dengan mencantumkan link di bio, atau dalam setiap unggahan kamu.