Official Website - MNC Finance
  • (021) 29701100

 

Pentingnya Menjaga Konsumen dalam Berbisnis

27 September 2019

Konsumen memiliki gayanya sendiri dalam menggali apa yang dibutuhkan, mencari berbagai perbandingan produk, tertarik pada beberapa produk, hingga memutuskan untuk membeli sebuah produk yang dirasa dapat memenuhi kebutuhannya. Tak berhenti pada tingkat konsumsi, mereka mampu menceritakan dengan efektif kepada orang-orang di sekitar terkait sebuah produk.

Karenanya, memahami dan menjaga konsumen dalam berbisnis merupakan hal yang sangat penting. Bagi para ahli, mereka seringkali mendalami ini melalui topik perilaku konsumen, atau sikap dalam proses pembelian. Pebisnis dan pemasar produk yang tidak memahami perilaku pembeli dan gagal memahami latar belakang antropologisnya, dia tidak akan mampu terhubung dengan konsumen dan tidak memiliki prospek untuk menarik orang-orang menjadi konsumennya.

Bagaimana pentingnya konsumen bagi bisnis kita?

Inisiator Produk

Berbagai inovasi tidak akan muncul tanpa kebutuhan masyarakat, dalam hal ini konsumen. Pengusaha yang sukses adalah orang yang mampu mencari celah kebutuhan konsumen dan menyediakannya.

Konsumen lah yang menentukan produk dan pelayanan dibutuhkan baik untuk dirinya sendiri, teman, anggota keluarga, bahkan klien bisnis. Sifat dari konsumen adalah tidak pernah puas dan terus mencari peluang untuk mendapatkan produk yang lebih baik. Hal itu menjadikan sektor bisnis dinamis, perusahaan yang sudah lama mapan bisa saja tumbang karena gagal memahami perkembangan konsumennya.

Memahami terus kebutuhan konsumen dan senantiasa melakukan inovasi akan membuat konsumen bertahan dan terus melebarkan ceruk pasar.

Word of Mouth Marketers

“Jika kamu tidak puas, beritahu kami. Jika kamu puas, beritahu teman Anda”.

Pernah membaca tulisan tersebut di tempat cukur atau warung makan? Kalimat itu menggambarkan betapa pentingnya pengaruh dari konsumen terhadap pemasaran.

Konsumen cenderung akan menanyakan pendapat teman, anggota keluarga, dan orang terdekat lainnya sebelum membeli, terutama bertanya kepada mereka yang pernah memakai produk atau menggunakan jasa pelayanan. Begitupun sebaliknya, ketika mereka selesai mengkonsumsi barang atau layanan, mereka akan dengan sendirinya bercerita.

Kondisi ini, dalam teori marketing disebut word of mouth marketing. Hal ini semakin penting di era digital, karena mereka akan membagikan dengan tulus cerita atau review-nya di media sosial mereka. Konsumen lainpun akan membagikan pengalaman mereka sendiri. Tak jarang akhirnya kita menemukan sebuah merek yang tiba-tiba melejit atau menukik turun karena perbincangan di media sosial dan internet.

Jadi, jangan pernah sekalipun mengecewakan konsumen Anda. Baik dari segi kualitas, pelayanan, harga, dan faktor lainnya. Jika kondisi salah satu konsumen merasa dirugikan, pastikanlah langsung mendapatkan penanganan terbaik.

Penentu Layanan

Baik barang maupun jasa, konsumen pasti membutuhkan layanan. Pertama, dalam soal pemasaran. Harus kamu ketahui, bagaimana mereka mengkonsumsi media. Sehingga, kamu tidak salah menempatkan iklan atau promosi. Jika semakin tahu lebih detail perilaku bermedia mereka, itu akan sangat menguntungkan.

Kedua, kamu harus tahu bagaimana cara mereka membayar produk atau jasamu. Apakah mereka membayar langsung, menggunakan credit card, virtual money, atau bentuk lainnya. Pastikan produk dan atau jasamu dapat dibayar dengan berbagai ragam.

Ketiga, bagaimana kamu dapat melayani konsumen setelah pembelian. Pastikan tidak ada keluhan yang tidak tertampung. Jaringan komunikasi mana yang digunakan harus kamu sediakan.