Official Website - MNC Finance
  • (021) 29701100

 

Penanganan Mobil yang Pernah Terkena Banjir

03 Januari 2020

Setelah ditangani dan selamat dari banjir, ada beberapa hal yang harus dilakukan setelah mobil terkena banjir. Beberapa langkah pemulihannya dapat kamu pelajari sebagai berikut.

Lakukan pengeringan 

Air yang masuk ke dalam komponen terkecil tentu akan merusak dalam skala ringan hingga besar. Mulai dari perapian mesin, hingga listriknya. Pengeringan yang sempurna perlu dilakukan. Kamu dapat melakukannya dengan melepas semua kabel kelistrikan, kemudian semprot menggunakan pengering, terutama kompresor angin. Jika mendesak, kamu dapat menggunakan pengering rambut.  Selain kelistrikan, beberapa komponen perapian pun mesti dikeringkan, seperti busi, saluran dan saringan angin, karburator, coil, delco, dan lainnya. 

Kelistrikan dan perapian cukup riskan jika terkena air. Sudah semestinya kamu melakukan pengeringan hingga komponen terkecil, terutama dengan melihat seberapa dalam mobil terendam air. Untuk memastikannya, kamu dapat mengecek fungsinya apakah masih maksimal atau tidak. Jika mogok saat digunakan, maka akan membutuhkan biaya yang lebih besar yang dan mengganggu aktivitas kamu.

Kelistrikan mudah rentan korsleting arus pendek melalui panel dan lampu, sebab, air banjir lebih mudah masuk melalui dua bagian tersebut. Jadi, sebaiknya pastikan pengeringan pada keduanya. 

Bawa ke bengkel untuk memastikan ECU dan Injektor 

Electronic Control Unit (ECU) memiliki beberapa fungsi, di antaranya mengatur perapian dan suplai bahan bakar ke mesin. Jika mobil kamu menggunakan komponen ECU, sebaiknya segera dibawa ke bengkel resmi. Sebab, ECU sangat rentan beresiko mengalami kerusakan fatal yang disebabkan banjir. Jika ECU rusak, butuh biaya yang lumayan tinggi untuk memperbaikinya. 

Selain itu, pemeriksaan peranti dan injektor bahan bakar pun harus segera dilakukan. Jika kendaraan digunakan dalam keadaaan bermasalah dan terlambat diperbaiki, sistem pembakaran pada mesin dan sebagian lainnya akan menjadi rusak. Pembiayaan untuk komponen ini pun akan menjadi sangat tinggi jika terlanjur dibiarkan.

Jadi, jika kamu ingin menjual atau membeli mobil yang memang dijelaskan pernah terendam banjir, pastikan ECU dan Injektor aman, agar tidak mengecewakan.

Bersihkan tangki bahan bakar 

Air banjir yang masuk ke tangki bahan bakar sangat beresiko tinggi, sebab air di tangki bahan bakar dan bercampur dengan bensin dapat menjadi karat pada tangki besin dan saluran besin. Jika itu terjadi, tangki dan salurannya rentan menjadi keropos dan mengganggu sistem perapian yang membuat daya mesin sangat tidak optimal. Dalam jangka panjang, hal itu dapat membuat tangki bocor. Jadi, jika mobilmu terkena banjir, sebaiknya segera kuras tangkinya, ya.

Caranya, kamu dapat menggunakan selang kecil untuk dimasukan hingga ke dasar tangki. Hisap selang kecil tersebut dengan mulut hingga bahan bakar mengalir keluar. Setelah itu, biarkan bensin keluar hingga habis dan kering. 

Tips jika kamu ingin menjual atau membeli mobil bekas, pastikan tangki mobil tidak berkarat, perapian lancar, dan tentu tidak ada bocor bahan bakar. Resikonya tidak hanya kelancaran pada sistem mesin, tetapi tentunya dapat mengganggu keamanan kamu saat berkendara.

Ganti oli 

Menguras oli pada mesin dimaksudkan untuk benar-benar menghilangkan air pada mesin. Caranya, kuras oli pada mesin kemudian semprotkan kompresor. Semprot terus hingga oli dan air benar-benar terkuras. Setelah itu, kembali isi oli yang larut dalam air untuk kemudian dikuras kembali. Setelah memastikan mesin benar-benar kering, barulah diisi dengan oli yang baru. 

Untuk memastikan kenyamanan kamu saat membeli mobil bekas, kamu dapat melakukan ulang pengurasan oli dan penggantian dengan oli yang baru.

Cek Pengereman

Hal yang tak kalah penting yang perlu diperiksa saat membeli atau menjual mobil yang pernah terkena banjir adalah mengecek sistem rem. Setelah terendam air, biasanya kanvas rem akan mengeras. Karenanya, harus diamplas atau lebih baik jika diganti. Pemilik mobil harus dapat memastikan dengan melepaskan roda dan membuka perangkat rem, selanjutnya mengeringkan rem, piston caliper, atau perangkat rem lain agar memastikan fungsinya tetap optimal.

Bersihkan Interior Mobil

Terakhir, yang mesti dipastikan adalah kualitas interior. Jangan sampai ada jamur atau karat pada bagian interior yang disebabkan oleh sisa genangan air banjir. Selain itu, penanganan yang terlambat pada interior, terutama karpet dapat menyebabkan bau yang tidak sedap. Apalagi jika bagian interior terbuat dari kulit, resiko kerusakan dapat terjadi. Bagian lain yang perlu diperhatikan adalah kain pintu.

Jadi, sebenarnya mobil yang terkena banjir masih sangat layak untuk digunakan jika penanganannya tepat. Jangan ragu untuk membeli mobil yang berkualitas. MNC Finance, melalui produk MNC OTO menawarkan pembiayaan mobil bekas melalui mitra showroom.


Keunggulan layanan kami yang paling penting ialah jaringan showroom yang luas sehingga memberikan kamu banyak pilihan untuk membeli mobil bekas. Proses cepat dan syarat mudah dan fleksibel pun kami tawarkan untuk kamu.