Official Website - MNC Finance
  • (021) 29701100

 

Siasat Atur Keuangan dengan Bijak Selama Pandemi

16 Juli 2020

Working from Home (WFH) atau bekerja dari rumah, bagi sebagian orang dianggap mengurangi penghasilan, karena ada beberapa pendapatan dari kerja lapangan, kini tidak didapatkan. Mulai dari honor perjalanan dinas, hingga melakukan transaksi dengan konsumen atau klien pengguna jasa.

Namun, tanpa disadari, WFH ini juga patut disambut dengan riang, karena mengurangi sebagian pengeluaran yang cukup besar. Mulai dari transportasi, nongkrong-nongkrong dengan rekan kerja selepas jam kantor, hingga menonton konser untuk melepaskan penat kerja. 

Di sisi lain, pengeluaran lain akan mulai bermunculan dan bertambah, mulai dari biaya listrik, air, dan pulsa yang membengkak. Lalu, bagaimana siasat yang bisa kamu gunakan untuk mengatur keuangan dengan bijak selama WFH? Di artikel kali ini, MNC Finance akan membagikan beberapa tips untuk menyiasati penggunaan uang dengan bijak selama pandemi ini.

1. Berlakukan Subsidi Silang

Subsidi silang, seringkali digunakan dalam bidang pemerintahan atau bisnis besar, tetapi trik ini bisa juga kita terapkan dalam skala mikro, yaitu kehidupan rumah tangga atau pribadi kita.

Hal yang pertama kali harus dilakukan ialah melakukan kalkulasi hitungan berapa besar pengurangan untuk transportasi, biaya jajan dan makan di kantor, nongkrong-nongkrong, serta aktivitas hiburan yang biasanya dilakukan, seperti menonton konser atau melakukan aktivitas luar ruangan lainnya. 

Setelah menemukan jumlah rupiah yang dapat dihemat dari beberapa aktivitas yang terhenti itu, kamu harus menjamin bahwa berkurangnya pendapatan itu tidak digunakan untuk keperluan yang tidak terlalu penting, karena harus sadar, ada kebutuhan lain yang membengkak, seperti listrik dan pulsa. Hitunglah jumlah biaya yang membengkak itu, jika masih tidak tertutupi dengan uang dari biaya transportasi dan lainnya, maka pastikan kamu harus berhemat.

2. Berhemat

Jika biaya yang membengkak tidak terpenuhi dengan subsidi silang seperti dijelaskan sebelumnya, kamu harus menekan pengeluaran yang membengkak itu dengan berhemat. Pastikan dapat menghemat listrik, air, dan pulsa dengan sebaik mungkin. Misalnya dengan memadamkan lampu dan alat-alat listrik pada waktu yang tidak dibutuhkan, mengurangi penggunaan internet untuk aktivitas yang tidak terlalu penting.

Namun, jika kebutuhan pokok sulit dikurangi, ubahlah gaya hidupmu. Pertama, dengan menekan belanja-belanja di luar kebutuhan pokok. Misalnya dengan tidak membeli pakaian terlebih dahulu, karena bekerja di rumah, siapa peduli rapi dan padu-padannya pakaianmu. Atau, hindari belanja makanan delivery  yang berlebihan untuk menemani kamu bekerja di rumah. 

Melalui cara berhemat, kamu dapat menekan pengeluaran untuk keperluan lainnya, apalagi, resiko pekerjaan yang semakin tidak menentu membuat kamu harus menambah dana darurat.

3. Menambah Dana Darurat

Hal lain yang penting dipikirkan ialah mempersiapkan dana darurat. Di tengah pandemi Covid-19, persiapan dana kesehatan adalah hal yang penting. Jangan sampai kamu belum siap ketika ternyata ada biaya yang harus dikeluarkan untuk penyembuhan.

Selain itu, dalam skala global, perekonomian mengalami perlambatan. Rantai produksi yang banyak diberhentikan karena karyawannya harus bekerja dari rumah, serta sektor konsumsi yang menurun menyebabkan pengusaha mengalami kesulitan. 

ika kamu masih bekerja sebagai karyawan di perusahaan orang lain, maka hal yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan dana darurat sebesar biaya hidup lebih dari tiga bulan jika terpaksa mengalami nasib pemberhentian. Apalagi, pencarian kerja di pasca-pandemi belum tentu mudah.

4. Investasi Jika Memungkinkan

Jika pendapatanmu masih stabil di masa pandemi Covid-19 ini, kamu dapat melihat investasi yang menguntungkan. Hal yang paling mudah adalah dengan membeli aset dari orang yang membutuhkan uang. Dengan harga yang terdesak, selain kamu dapat menolong orang yang membutuhkan uang segera, harga jual aset dalam keadaan normal tentu akan ada margin yang lebih menguntungkan.

Apabila kamu sudah terbiasa membaca trend pergerakan pasar saham, jangan ragu untuk berinvestasi pada perusahaan yang tengah melemah, tetapi kamu kenal reputasinya akan sangat baik jika kondisi pandemi sudah dapat diakhiri.

Namun, jika terpaksa, apabila di tengah masa pandemi atau akhir masa pandemi ini kondisi keuangan kamu belum juga membaik, dan membutuhkan dana segera, jangan melakukan pinjaman yang keamanannya belum terjamin, baik dari segi suku bunga, kemudahan, maupun kenyamanan. Pastikan MNC Finance yang akan menjadi pilihanmu.